Morphology
Kata Morphology berasal dari bahasa Yunani yaitu kata Morphologie. Morphe yang digabungkan dengan Logos, Morphe berarti bentuk dan Logos berarti ilmu. Secara sederhananya Morphology diartikan sebagai ilmu tentang bentuk .
Didalam konteks linguistik Morfologi adalah salah satu cabang dari ilmu linguistik yang mengkaji Morfem dan kata serta mempelajari bagaimana Morphem tersebut dibentuk menjadi sebuah bahasa.
Kaitan Morfologi dalam kebahasaan yang dipelajari adalah bentuk kata, kata tersebut akan mengalami perubahan bentuk kata dan makna yang muncul serta perubahan kelas kata yang disebabkan perubahan bentuk kata itu . Secara struktural objek pembicaraan dalam morfologi adalah morfem pola tingkat rendah dan kata pada tingkat tertinggi.
Sebab itulah, morfologi dikatakan sebagai ilmu yang mempengaruhi seluk beluk kata serta pengaruh perubahan perubahan bentuk kata terhadap makna dan kelas
Posisi Morphology dalam Linguistik
Setelah mengetahui tentang pengertian morfologi linguistik, selanjutnya kita harus mengetahui di mana posisi morfologi dalam linguistik. Morfologi bersama sintaksis merupakan cabang linguistik dalam taraf gramatikal. Kita tahu bahwa taraf linguistik ada tiga yaitu Fonologi, gramatikal, dan leksikal. Batas antara keduanya(Morfologi dan Sintaksis) memang tidak begitu jelas karena “kata” yang notabennya adalah satuan terbesar dalam morfologi, juga merupakan satuan terkecil dalam sintaksis. Hal ini membuat keduanya tidak bisa saling dipisahkan, sehingga untuk membedakannya perlu dipahami bahwa morfologi mempelajari struktur internal kata, sedangkan sintaksis mempelajari struktur eksternal kata.
Didalam Morphology mengkaji mengenai Morfem & Kata
1. MORFEM
Morfem merupakan bentuk bahasa terkecil yang memiliki makna dan tutur suatu bahasa yang menyelidiki bentuk kata dan perubahannya.
Macam-macam Morfem :
* Morfem bebas , adalah morfem yang dapat berdiri sendiri dan dapat disebut sebagai kata .
Contoh => lari, kursi, duduk, kaca, senyum, lipstik, bedak, eyeshadow, primer, blush on . "Auto make up" wkwk
* Morfem terikat , adalah morfem yang tidak dapat berdiri sendiri dan selalu terikat dengan morfem bebas. Salah satu contohnya adalah henti, karna henti harus terikat dengan "ber" hingga membentuk kata berhenti atau terikat dengan morfem "kan" hingga menjadi hentikan.
2. KATA
Kata merupakan bagian terkecil dari suatu kalimat yang dapat berdiri sendiri dan bermakna.
Macam-macam kata :
* Kata Dasar => adalah kata yang belum mendapatkan imbuhan atau kata yang belum mendapatkan perubahan dari bentuk kata aslinya.
- contoh kata dasar tunggal :
Api, air, rumah, tangga, badai, mobil, radio .
- contoh kata dasar kompleks :
Bersantai, memakai, berkemas, melihat- lihat.
*Kata Berimbuhan=> adalah kata dasar yang telah berimbuhan baik itu awalan, sisipan, akhiran.
- contoh kata berimbuhan diawalan :
● berjoget ( kata dasar "joget" , imbuhan awalan "ber" )
● bermain ( kata dasar "main" , imbuhan awalan "ber" )
● mencuri ( kata dasae "curi" , imbuhan awalan "men"
- contoh kata berimbuhan disisipan :
● Gemilang ( kata dasar "gilang" , imbuhan sispan "em")
● Gerigi ( kata dasar "gigi" , imbuhan sisipan "er")
● Kemelut ( kata dasar "kelut" imbuhan sisipan "em")
● Gemetar ( kata dasar "getar" , imbuhan sisipan "em")
● Gemuruh ( kata dasar "guruh", imbuhan sisipan "em").
- contoh kata berimbuhan akhiran
● Dengarkan ( kata dasar "dengar" imbuhan akhiran "kan" )
● Ambilkan ( kata dasar "ambil" imbuhan akhiran "kan" )
● lapangan ( kata dasar "lapang" imbuhan akhiran "an" )
● mudahkan ( kata dasar "mudah" imbuhan akhiran
- contoh kata berimbuhan di awalan-akhiran : se-baik-baik-nya , pe- nampung-an, di-kirim-kan .



